Jelaskan Asas Asas Pemilu Di Indonesia Dan Tujuan Penyelenggaraannya

Pemilihan umum (pemilu) adalah suatu lambang demokrasi di mana rakyat dapat memilih secara langsung siapa yang akan menjadi pemimpin negara. Dalam pemilu, secara langsung rakyat beraspirasi, siapa pemimpin terbaik yang memenuhi standar kualitas menjadi seorang memimpin negara ataupun daerah.

Jenis-jenis pemilu ada 2, yaitu sistem distrik dan sistem proporsional, berikut penjelasannya:

Dalam sistem distrik, satu daerah memilih satu wakil, dan pemenang akan mengambil semua jatah kursi pemerintahan.

Sedangkan…

Dalam sistem proporsional, satu daerah bebas memilih beberapa wakil, dan suara menang / kalah juga ikut memengaruhi jatah kursi dalam pemerintahan.

Sejarah pemilihan umum (Pemilu)

Pemilu di Indonesia awalnya digunakan untuk memilih anggota lembaga perwakilan, seperti DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Sebelum disepakati nya amandemen keempat UUD 1945 pada 2002, pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) dilakukan oleh anggota MPR.

Pilpres menjadi bagian dari pesta demokrasi, pertama kali diadakan pada 2004, 2009.

Pada umumnya, istilah “pemilu” lebih sering merujuk kepada pemilihan anggota legislatif dan presiden yang diadakan setiap 5 tahun sekali.

Dalam penyelenggaraan Pemilu, ada 6 Asas fundamental yang harus dijalankan agar pentas demokrasi dapat berjalan dengan baik. Ke-6 asas pemilu tersebut adalah Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil (atau sering dikenal dengan LUBER JURDIL).

Berikut penjelasannya :

  1. Langsung = Dilakukan secara Individu dan tidak boleh diwakilkan.
  2. Umum     = Pemilu dapat diikuti oleh seluruh warga selama memiliki hak suara.
  3. Bebas      = Pemilihan dilakukan secara bebas tanpa ada intervensi dari pihak lain.
  4. Rahasia   = Keputusan pemilihan suara bersifat tertutup dan hanya boleh diketahui oleh pemilih itu sendiri.
  5. Jujur        = Jalannya Pemilu harus dilakukan secara apa adanya dan tidak ada tindak kecurangan.
  6. Adil           = Baik dari peserta, pemilih, dan penyelenggara Pemilu mendapatkan keadilan dan persamaan perlakuan.

Tujuan Pemilu di Indonesia

Selain mempunyai asas, pemilu juga memiliki tujuan yang harus dicapai. Apa saja tujuan pemilu?

  1. Melaksanakan kedaulatan rakyat
  2. Tujuan pemilu sebagai perwujudan hak asasi politik rakyat
  3. Untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk di DPR, DPD dan DPRD, serta memilih Presiden dan Wakil Presiden
  4. Melaksanakan pergantian personal pemerintahan secara damai, aman, dan tertib (secara konstitusional).
  5. Menjamin kesinambungan pembangunan nasional.

Seberapa bermanfaat informasi ini.?

Nilai / 5. Dari

Terima kasih atas nilainya

Ayo bagikan, agar lebih bermanfaat

Tinggalkan komentar